Headlines
Loading...
Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Siswa Bantuan Pulsa Dari Kemendikbud

Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Siswa Bantuan Pulsa Dari Kemendikbud

Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Peserta Didik (Siswa) digunakan untuk memastikan kebenaran nomor ponsel peserta didik sebagai data dasar dalam menyalurkan bantuan kuota internet. 

Kebenaran nomor ponsel peserta didik perlu dipastikan oleh Kepala Sekolah sehingga bantuan kuota internet dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran dalam pelaksanaan pembelajaran dalam jaringan pada masa pandemi COVID-19.



Berikut Alur Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Siswa Bantuan Pulsa Dari Kemendikbud:

1. Satuan Pendidikan melakukan verifikasi dan validasi nomor ponsel peserta didik. Data awal nomor ponsel peserta didik diambil dari cut off Dapodik 11 September 2020.

2. Pusdatin melakukan validasi nomor ponsel peserta didik.

3. Pusdatin melakukan rekapitulasi data dalam bentuk data dump file (meliputi: pd_id, tingkat_pendidikan, npsn, dan no_ponsel). Data dump file di simpan di server Pusdatin.

4. Provider menarik data dump file yang disiapkan Pusdatin untuk dipadankan dengan basis data pelanggan milik provider.

5. Provider melakukan pemadanan untuk memastikan nomor ponsel yang diterima dari Pusdatin dapat diisikan kuota internet. Nomor ponsel harus aktif, dan tidak boleh berada pada masa tenggang. Nomor ponsel yang tidak memenuhi ketentuan dikembalikan ke Pusdatin sebagai data residu.

6. Nomor ponsel dengan kategori data residu dikembalikan ke Pusdatin untuk selanjutnya diperbaiki kembali oleh Satuan Pendidikan masing-masing.

7. Pusdatin menyajikan data ke dalam Dashboard verifikasi dan validasi nomor ponsel pada laman https://vervalpdnew.data.kemdikbud.go.id/vervalponsel/.


Alur Verifikasi dan Validasi Nomor Ponsel Siswa Bantuan Pulsa Dari Kemendikbud - Blog Pendidikan

Source: https://www.blogpendidikan.net/2020/09/alur-verifikasi-dan-validasi-nomor.html


SD IT Nurul Jannah, adalah sekolah dasar berbasis islam yang merangkum antara pendidikan formal atau umum dengan pendidikan agama secara menyeluruh, sehingga harapan kami nanti, mampu menciptakan generasi yang mandiri, cerdas, serta berahklakul karimah

0 Comments: