Berita terbaru Guru Tak Direkrut Jadi PNS, PGRI: Lulusan Terbaik Tak Tertarik Jadi Pengajar - SD IT Nurul Jannah

Ads Right Header

Dlpro Wordpress Theme

Guru Tak Direkrut Jadi PNS, PGRI: Lulusan Terbaik Tak Tertarik Jadi Pengajar

Guru Tak Direkrut Jadi PNS, PGRI: Lulusan Terbaik Tak Tertarik Jadi Pengajar - Assalamu'alaikum sahabat SD IT Nurul Jannah, yang kami hormati. Pada Artikel kali ini yang berjudul Guru Tak Direkrut Jadi PNS, PGRI: Lulusan Terbaik Tak Tertarik Jadi Pengajar, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik-baiknya untuk anda baca, dengan bahasa yanng mudah di mengerti dan semoga nanti bisa diambil informasi yang baik didalamnya.

Namun sebelum Anda membaca dan menonton video serta mendownload semua file, format atau materi yang ada di blog SD IT Nurul Jannah ini, ada baiknya anda membaca duhulu postingan secara menyeluruh (biasakanlah membaca literasi) sehingga nanti tidak gagal faham yang mengakibatkan anda mengalami kendala dalam hal mengambil isi dari semua materi yang di inginkan oleh Anda sebagai pengunjung Blog SD IT Nurul Jannah ini. Selain itu admin ingin partisipasinya anda dalam memberikan kritik, saran maupun komentar di tempat yang telah kami sediakan pada kolom komentar atau kolom kontak kami.

Mudah-mudahan isi postingan di dalam kategori News yang kami tulis ini dapat bermanfaat buat pengunjung blog ini. baiklah, selamat membaca.

Jakarta - Ketua Umum Persaturan Guru Republik Indonesia atau PGRI Unifah Rosyidi menilai rencana pemerintah mengeluarkan formasi guru dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) memberikan dampak negatif bagi profesi pengajar. Menurut Unifah, minat lulusan terbaik untuk menjadi tenaga pendidik terancam melorot tajam.

Foto: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim (kanan) didampingi Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Unifah Rosyidi (kedua kanan) menyerahkan penghargaan kepada sejumlah guru berprestasi pada puncak peringatan HUT KE-74 PGRI di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019. Acara tersebut mengangkat tema " Peran strategis Guru dalam mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia unggul.


“Lulusan terbaik tidak tertarik jadi guru karena tidak ada masa depan profesi. Padahal kita sudah berjuang mencanangkan bahwa guru adalah profesi dan itu tertuang dalam UU (Undang-undang) Guru dan Dosen,” tutur Unifah saat dihubungi Tempo, Kamis, 31 Desember 2020.

Pemerintah melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) kemarin mengumumkan guru tak akan lagi dimasukkan kategori CPNS mulai tahun depan dan dialihkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Keputusan itu disepakati Menteri PANRB, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, serta BKN.

Baca juga: Tak Perlu Jadi PNS, PPPK Juga Bisa Dapat Jaminan Pensiun

Unifah menyebut calon guru bisa saja mengurungkan minatnya lantaran PPPK tidak memberikan jaminan terhadap masa depan karier. Di samping itu, tenaga PPPK mesti terus melewati perpanjangan kontrak dan belum tentu memperoleh pensiunan layaknya PNS.

Dia pun meminta pemerintah tetap membuka dua jalur perekrutan guru, yakni melalui CPNS dan PPPK. Sebab, ditilik dari tujuannya, PPPK dan CPNS memiliki tujuan berbeda.

PPPK, kata Unifah, memberikan kesempatan bagi guru honorer dengan usia di atas 35 tahun untuk memperoleh pengangkatan sebagai pegawai. Sedangkan posisi CPNS membuka kesempatan bagi lulusan jurusan pendidikan menjadi pegawai negara.

Sumber: bisnis.tempo.co



Previous article
Next article

Belum ada Komentar

Posting Komentar

SD Islam Terpadu Nurul Jannah, Mandiri, Cerdas dan Berakhlak Mulia.

Ads Post 1

Wpberita Wordpress Theme

Ads Post 2

Tema WordPress Berita

Ads Post 3

Wpberita Wordpress Theme

dobelhost