Berita terbaru 7 Tata Cara Mandi Junub yang Bisa Bunda Ajarkan pada Anak - SD IT Nurul Jannah

Ads Right Header

Dlpro Wordpress Theme

7 Tata Cara Mandi Junub yang Bisa Bunda Ajarkan pada Anak

7 Tata Cara Mandi Junub yang Bisa Bunda Ajarkan pada Anak - Assalamu'alaikum sahabat SD IT Nurul Jannah, yang kami hormati. Pada Artikel kali ini yang berjudul 7 Tata Cara Mandi Junub yang Bisa Bunda Ajarkan pada Anak, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan sebaik-baiknya untuk anda baca, dengan bahasa yanng mudah di mengerti dan semoga nanti bisa diambil informasi yang baik didalamnya.

Namun sebelum Anda membaca dan menonton video serta mendownload semua file, format atau materi yang ada di blog SD IT Nurul Jannah ini, ada baiknya anda membaca duhulu postingan secara menyeluruh (biasakanlah membaca literasi) sehingga nanti tidak gagal faham yang mengakibatkan anda mengalami kendala dalam hal mengambil isi dari semua materi yang di inginkan oleh Anda sebagai pengunjung Blog SD IT Nurul Jannah ini. Selain itu admin ingin partisipasinya anda dalam memberikan kritik, saran maupun komentar di tempat yang telah kami sediakan pada kolom komentar atau kolom kontak kami.

Mudah-mudahan isi postingan di dalam kategori Fiqih Hukum yang kami tulis ini dapat bermanfaat buat pengunjung blog ini. baiklah, selamat membaca.

Bismillahirrahmanirrahim.

Dalam Islam, kebersihan merupakan sesuatu yang utama. Termasuk ketika menjalankan ibadah sholat dan lainnya, tentu harus dalam keadaan bersih dari segala hadas, Bunda. Hadas merupakan keadaan tidak suci seseorang sehingga menjadikannya tidak sah dalam melakukan ibadah.

7 Tata Cara Mandi Junub yang Bisa Bunda Ajarkan pada Anak

Jika hadas kecil dapat disucikan dengan cara berwudhu, maka hadas besar harus disucikan dengan cara mandi junub atau jinabat.


Menurut Ibnu Faris dalam kamus Maqayis Al-Lughah menjelaskan bahwa jinabat yang berarti jauh, karena seseorang sedang dalam posisi jauh atau tidak bisa melakukan ibadah seperti sholat ataupun membaca Al Quran. 

Lebih lanjut istilah ini digunakan untuk menunjukan kondisi seseorang yang sedang berhadas besar.

Hadas besar sendiri meliputi kondisi karena mengeluarkan air mani pada laki-laki dan juga haid pada perempuan, Bunda. Sehingga ini perlu disucikan dengan cara mandi wajib. Mandi Wajib atau junub ini berbeda dengan mandi pada umumnya.

Terdapat aturan atau tata cara yang harus dilakukan dengan benar agar suci dari hadas dan bisa menjalankan ibadah secara sah. Selain itu, penting bagi orang tua untuk mengajarkan anak-anak tata cara mandi junub, apalagi ketika mereka sudah mulai akil baligh, Bunda.

Mengutip buku berjudul Psikologi Perkembangan Peserta Didik (2009) menjelaskan bahwa fase baligh merupakan fase di mana usia anak telah mencapai usia muda yang ditandai dengan mimpi basah pada laki-laki dan menstruasi pada perempua.

Sehingga, ketika anak telah memasuki fase tersebut, mereka sudah siap dan mengetahui tata cara yang harus dilakukan.


Tata cara mandi junub

Mandi junub merupakan kewajiban ketika sedang berhadas besar, Bunda. Oleh karenanya, seorang muslim yang sudah baligh hendaknya mengetahui bahwa mandi junub merupakan syariat yang telah ditetapkan oleh agama.

Hal ini dilandasi dalil dalam Al-Qur'an salah satunya dalam surat Al Maidah ayat 6, Allah SWT berfirman:

"Dan jika kalian junub maka mandilah." (QS Al-Maidah: 6).

Selain itu dalam beberapa hadits juga mewajibkan seseorang untuk melakukan mandi junub. Dalam hadist riwayat Abu Dawud, Rasulullah bersabda:

Jika kamu mengeluarkan air mani dengan kuat, maka mandilah!" (HR. Abu Daud).

Adapun berikut tata cara mandi junub yang baik dan benar yang bisa Bunda ajarkan pada anak diantaranya:

1. Niat mandi junub

Membaca niat hukumnya wajib, Bunda. Karena untuk membedakan antara mandi wajib dan mandi biasa. Terdapat beberapa bacaan niat mandi junub yang sesuai dengan tujuan dilakukannya, seperti :

Niat mandi junub secara umum Niat dan doa Ini bisa dilakukan baik oleh laki-laki maupun perempuan ketika berhadas besar.

Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala

Artinya: "Aku berniat mandi besar untuk menghilangkan hadas besar fardu kerena Allah ta'ala."

Niat mandi junub haid Niat dan doa ketika terjadi haid atau menstruasi pada perempuan. "Nawaitul ghusla liraf'i hadatsil haidil lillahi Ta'aala"

Artinya :

Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta'ala.

2. Mencuci kedua tangan.

Kemudian, lakukan cuci tangan sebanyak 3 kali agar bersih dan terhindar dari najis.

3. Membersihkan bagian tubuh yang dianggap kotor.

Membersihkan kemaluan atau bagian tubuh yang dianggap kotor dengan menggunakan tangan kiri, seperti bagian dubur, ketiak, pusar, hingga sela-sela jari kaki.

4. Mencuci tangan kembali

Setelah membersihkan bagian tubuh yang kotor. Dianjurkan untuk mencuci kedua tangan kembali dengan menggunakan sabun.

5. Berwudhu

Lakukan tata cara wudhu seperti biasa sebelum ketika hendak melakukan sholat, Bunda.

6. Membasuh kepala

Basuh kepala serta pangkal rambut dengan cara menyela-nyela rambut menggunakan jari-jari tangan. Kemudian guyur dengan air sebanyak 3 kali.

7. Membasahi seluruh tubuh

Basahi air ke seluruh badan dimulai dari sisi kanan dan dilanjutkan dengan sisi kiri. Pastikan juga lipatan kulit atau area tubuh yang tersembnyi ikut dibersihkan.

Dengan demikian mandi junub merupakan sesuatu hal yang wajib. Jika tidak melaksanakannya, maka ibadah yang dilakukan bisa menjadi sia-sia. Sehingga, penting untuk melakukan tata caranya dengan benar.

Akhir kata, semoga bermanfaat, Bunda!

Previous article
Next article

Belum ada Komentar

Posting Komentar

SD Islam Terpadu Nurul Jannah, Mandiri, Cerdas dan Berakhlak Mulia.

Ads Post 1

Wpberita Wordpress Theme

Ads Post 2

Tema WordPress Berita

Ads Post 3

Wpberita Wordpress Theme

dobelhost